Saya seperti sedang berjalan mengambang di atas awan..
Hampir setiap langkah yang berderap tak mampu saya rasakan lagi,
Gerak tubuh saya terasa asing..
Mata saya mengarah tapi pikiran saya tidak..
Entah apa yang saya pikirkan..
Saya seperti melayang tanpa tanah di ujung kaki-kaki saya..
Mendengar sebuah bisikan hangat di telinga
“Hey Dia akan datang.. dan kamu akan segera tahu bahwa dialah orangnya..”
Berpijaklah saya menyusuri sebuah jalan yang mengantarkan saya kepada pelangi..
Siapa yang tidak suka melihat pelangi?
Semua suka dengan pelangi..
Kombinasi warna yang begitu apik, menarik dan indah..
Membiaskan sebuah senyum di langit yang tak biasa..
Satu persatu warna yang ada di pelangi mengingatkan saya akan perjalanan dan makna dari segenap cerita panjang..
Saya jadi sadar bahwa pelangi yang selalu dinanti itu bukan sebuah bentuk yang dapat dihitung dalam bilangan satu, tapi pelangi adalah himpunan dari beberapa satuan warna.
Oleh karenanya pelangi selalu terlihat indah karena gabungan warna-warna..
Suatu hari di masa lalu..
Saat saya berjalan di sebuah danau yang indah..
Saya melihat pelangi yang begitu menawan..
Berbagai warna saya perhatikan..
Hingga tanpa sadar kaki – kaki kecil saya melangkah menginjak pelangi..
Saya coba berjalan di garis MERAH..
Merah begitu menggoda, Percaya diri, menarik dan selalu jadi pusat perhatian..
Mungkin karena kombinasi sifat-sifat tersebut, Merah jadi tak setia..
Merah egois dan mudah marah..
Membuat saya menjadi pengecut hati..
Saya coba lagi berjalan di garis JINGGA..
Jingga hangat banyak tersenyum, sangat bijak, terlalu dewasa..
Saya jadi agak canggung jika bersama Jingga..
Tidak dapat jadi diri sendiri..
Saya jadi orang lain bersama Jingga..
Saya berjalan di atas garis KUNING..
Saya selalu suka si Kuning yang penuh keceriaan!!
Kuning adalah khayalan tanpa beban..
Sungguh kamu yang akan selalu saya butuhkan disaat saya muram!
Namun sayangnya si Kuning tak mampu melambungkan angan
Karena ia tak mampu menunjuk arah dan tak sanggup menaiki tangga yang lebih tinggi..
Saya kembali mencoba melangkah di garis HIJAU..
Hijau sangat down to earth..
Hijau penuh ketulusan.. berjiwa sosial.. setia.. tak banyak basa-basi
Namun sepertinya si Hijau kurang cocok dengan saya..
Sifatnya yg to the Point banyak memberi kejutan pada saya..
Kaget karena sifatnya yang frontal kadang terlalu memaksa..
Maaf saya tak bisa dengan Hijau yang terlalu cuek..
Pada lintasan BIRU..
Saya belajar tentang ketenangan..
Sifatnya yg dingin mampu seimbangi saya dalam gejolak emosi.. penuh kejutan.. dan tak terbaca
Hmm.. Saya suka dengan si biru misterius..
Tak begitu banyak kekurangan dari si Biru,
Yang ada malah kekurangan si Biru membuat saya penasaran setengah mati..
Lintasan NILA..
Nila yang simple.. berkepribadian baik , Ceria dan pandai menempatkan diri..
Mungkin terlalu sempurna..
Saya jadi kurang percaya diri menandingi kesempurnaan si Nila..
Nila adalah Perfect
Tak ada yang kurang pada Nila, namun saya jadi merasa kurang baik dan tak pantas untuk Nila..
Bagaimanapun saya akan selalu suka dengan Nila.. :)
Kali ini saya berjalan di lintasan UNGU..
Ungu tegas, selalu tau apa yang dia mau, pekerja keras namun agak angkuh..
Wow.. saya acungi jempol untuk kepandaian dan kerja keras Ungu beserta semua idealisnya..
Namun saya jadi kurang Fun dengan si Ungu..
Bisa dibilang saya kurang “Klik”
Ungu terlalu serius..
Malah jadi tegaaaaaang..
Seperti yang saya tulis di bait pertama :
“Saya seperti sedang berjalan mengambang di atas awan..”
Kini saya tak menapak di warna apapun..
Mengikuti telapak kaki ini berjalan, saya jadi tau apa yang saya butuh..
Sadar sih kalo tidak akan pernah ada yang sempurna..
Namun saya ingin berjalan diatas Pelangi..
Bukan berjalan di satuan warnanya..
Tapi mungkinkah bisa berjalan di atas pelangi??
Bisakah??
Akankah??
Kembali lagi saya bicara pada diri sendiri
“Siapa yang tak ingin berjalan di atas kombinasi keindahan pelangi? Semua orang pasti ingin..”
Siapa yang tak ingin :
MErah yang menggoda, Percaya diri, menarik dan selalu jadi pusat perhatian
JIngga yang dewasa..
KUning yang penuh keceriaan!!
HIjau penuh ketulusan.. sangat berjiwa sosial.. setia..
BIru yang tenang, penuh kejutan dan selalu membuat penasaran..
NIla yang simple.. Ceria,pandai menempatkan diri dan sangat baik..
Ungu yang tegas, selalu tau apa yang dia mau, pekerja keras..
Sumpaaaaah PELANGI ITU SEMPURNA..
Lihat saja perpaduan warna dan karakter di atas..
Siapa saja yang melihat pasti bilang..
“Mauuuuu..”
Padahal semua orang tau..
Sempurna itu tidak akan pernah ada dalam ukuran manusia..
Ya ya ya..
Saya mau cari pelangi saya sendiri..
Menurut versi saya, pelangi tak perlu terdiri dari MEJIKUHIBINIU..
Bisa saja tanpa Merah
Mungkin saja tanpa Kuning..
Dan mungkin saja tanpa warna-warna yang lain..
Yang jelas..
SAYA MAU BERJALAN DI ATAS PELANGI..