Saturday, December 24, 2011

my medicine ♥

Catatan ini, aku dedikasikan untukmu. 

Lelaki yang tak pernah aku sangsikan ketulusan dan kebijaksanaan hatinya. 
Malam ini aku merasa bangga dan bersyukur, Tuhan telah memperkenalkanmu padaku.

Merasa indah menyayangimu dengan cara ku. 
Merasa berharga dan dijaga dengan caramu yang sederhana. 
Sesederhana eratnya genggaman tanganmu :)

Segala sisi dirimu, lebih lebih dan kurang kurangnya sifatmu, 
membuatku banyak belajar hal baru. 
Membuatku banyak mengerti cara menyatukan 
dua pribadi yang sungguh berbeda.

Aku dan kamu. Berbeda. Namun bertemu dalam keharmonisan yang tidak statis.

Tak bosannya aku merasa rendah diri. 
Merasa tak pernah pantas memiliki hatimu. 
Sayang, taukah kamu? 
Kamu kini telah menjadi satu dari deretan substansi terpenting dalam hidupku.

Tidak perlu banyak pembuktian yang susah susah mesti kamu lakukan untukku, 
semesta pikiran dan rasa yang ada kini, 
sudah pantas kiranya jika dijadikan aksioma dalam keputusanku mendatang..

Kini, tak penting bagiku segala bisik dari mereka mereka dan mereka yang tidak tau tentang kita. 
Dua tiga kalimat tetap terdengar samar bersama angin negatif yang berhembus di sekitar. 
Berkata bahwa kamu adalah pelarian atas lembaranku yang lalu.

Satu yang aku janjikan dan sudah pernah aku ucapkan, 
Sayang, yakinlah kamu bukan pelarian. Kamu sungguhan, bagiku :')

You're my medicine. healing my pain, make me feel the ♥ again..
warm and sweet :)

mengerti kan ?

Terasa terengah-engah berlari berusaha menyesuaikan ‘strata’ denganmu.. Terasa agak terseok-seok mengimbangi posisi dirimu.. Aku cuma pengen disebut pantas dan layak berada di sampingmu.. Dengan segala kelebihan dirimu, aku minder.. :( Lepas dari kamu yang ga pernah sedikitpun menuntut ini itu, aku pengen kamu merasa bangga.. layaknya aku yang selalu bangga memiliki mu.. Mengerti aku kan, sayang?

lelakiku

Tuhan, jangan biarkan rasa sayangku padanya
menjadi berlebih-lebihan dan membuatMu cemburu..
Sungguh, aku menyayangi lelaki ini..
Bimbinglah aku
untuk selalu ingat kepadaMu ya tuhan..
Biarlah Engkau yang memilihkan jalan yang terbaik
untuk kami berdua..

aamiin..
:'(

Sulit

untuk menjadi orang yang apa adanya sangat sulit
tapi mudah untuk menjadi orang yang ada apanya..

tapi untungnya dan alhamdulillah saya termasuk kategori apa adanya,
seperti apa adanya kamu sekarang yang sedang berada dihati aku..

kamu, yang sedang berada sekarang besok dan nanti, disini,
didalam sini. aku akan terus mencintaimu apa adanya.
karena cinta yang kita punya SEDERHANA..

Sederhana itu BAHAGIA.
Bahagia itu SEDERHANA.
Seperti kita saat ini.
SEDERHANA dalam MENCINTA...